Sentosa Development Corporation Siapkan Visi Ambisius untuk Greater Sentosa dengan Landmark, Pantai, dan Atraksi Baru yang Mengubah Cara Warga Singapura Bermain, Bersantai, dan Berkumpul

Avatar photo

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • Greater Sentosa Master Plan (GSMP) akan mengintegrasikan Brani dengan Sentosa, membuka ruang baru guna menghadirkan atraksi, pengalaman, dan hotel generasi berikutnya
  • Landmark baru, termasuk Imbiah Canopy, Imbiah Lookout Walk, dan Sensorium, akan memperkuat posisi Sentosa sebagai pulau rekreasi dan ruang hijau di Singapura
  • Pantai dan pesisir Sentosa akan ditata ulang dengan menghadirkan pengalaman islet-hopping dan konsep beach club baru yang menawarkan panorama matahari terbit dan terbenam dengan program konservasi area tepi laut
  • Konektivitas darat, udara, laut, dan kawasan tepi laut akan ditingkatkan, termasuk melalui rencana Island Heart Transport Hub dan sistem People Mover untuk mempermudah akses menuju dan di dalam Greater Sentosa.
  • Pameran "Your Island. Reimagined." mengajak warga Singapura melihat dan ikut menentukan arah pengembangan Greater Sentosa.

SINGAPURA, 24 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Sentosa Development Corporation (SDC) memperkenalkan babak baru untuk Greater Sentosa Master Plan (GSMP), sebuah rencana transformasi jangka panjang yang akan mengintegrasikan Sentosa dengan Brani sehingga secara bertahap memperluas area pulau rekreasi dan ruang hijau di Singapura tersebut selama dua dekade mendatang. Visi ini, bersama sejumlah konsep landmark baru, diperkenalkan untuk pertama kalinya dalam sesi pembukaan pameran "Your Island. Reimagined." di VivoCity. Melalui pameran tersebut, SDC mengajak warga Singapura melihat langsung rencana pengembangan Greater Sentosa, serta ikut memberikan masukan mengenai masa depan pulau yang telah menjadi bagian dari kenangan masyarakat Singapura selama lebih dari lima dekade.

Artist’s impression of the bird’s eye view of Greater Sentosa
Artist’s impression of the bird’s eye view of Greater Sentosa

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Greater Sentosa akan mencakup Sentosa dan Brani yang memiliki luas 120 hektare. Kawasan ini diharapkan membuka ruang baru untuk pengembangan hotel, atraksi, dan berbagai pengalaman baru, tanpa menghilangkan karakter serta unsur alam yang menjadi ciri khas Sentosa. Setelah seluruh rencana terealisasi, Greater Sentosa diproyeksikan mampu menarik jumlah pengunjung dua kali lipat dibandingkan saat ini[1].

"Selama lebih dari lima dekade, Sentosa telah menyambut generasi demi generasi warga Singapura dan pengunjung dari seluruh dunia. Pulau ini telah menjadi tempat yang menyimpan banyak kenangan berkesan sehingga dicintai banyak orang. Dalam banyak hal, Sentosa telah menjadi salah satu ikon Singapura di mata dunia," ujar Thien Kwee Eng, Chief Executive Officer, Sentosa Development Corporation. "GSMP merupakan transformasi terbesar dalam sejarah SDC. Kami akan tetap menjaga karakter dan identitas pulau ini, serta menghadirkan pengalaman kelas dunia untuk generasi berikutnya. Sebelum seluruh rencana ini terwujud, kami ingin membagikan visi ini secara terbuka, mengajak warga Singapura yang ingin melihat seperti apa masa depannya, dan bersama-sama ikut membentuknya."

Dengan visi membangun Sentosa sebagai "Island Playground and Sanctuary in a Global City", GSMP akan menghadirkan landmark baru, pantai dan pesisir yang ditata ulang, pengembangan yang berfokus pada alam, serta konektivitas yang lebih baik. Seluruh elemen tersebut akan menambah alasan bagi warga Singapura dan wisatawan untuk kembali menikmati Sentosa, baik untuk rekreasi maupun bersantai.

Rencana ini melanjutkan mandat SDC untuk mengembangkan, mengelola, dan mempromosikan Sentosa sebagai pulau rekreasi bagi warga Singapura dan wisatawan. Selama beberapa dekade, Sentosa berkembang menjadi destinasi yang dikenal melalui pantai, atraksi, resor, dan berbagai pengalaman gaya hidup, sekaligus tetap mempertahankan kekayaan alamnya. Melalui GSMP, SDC ingin memperkuat daya tarik Singapura sebagai destinasi, serta mempertahankan peran Sentosa sebagai destinasi untuk menikmati alam dan beristirahat. Upaya tersebut mencakup penguatan kawasan alam, warisan budaya, pesisir, dan ruang hijau sehingga Sentosa tetap menjadi tempat bagi pengunjung untuk bermain, berkumpul, bersantai, dan menikmati waktu bersama.

Transformasi Jangka Panjang Menuju Destinasi Pulau Kelas Dunia

Transformasi Greater Sentosa akan dilakukan secara bertahap, dan sejumlah proyek dijadwalkan mulai hadir pada awal 2030-an. Lewat pendekatan ini, SDC menghadirkan pengalaman baru secara bertahap dan menyesuaikan perkembangan Sentosa dengan perubahan kebutuhan di bidang rekreasi, gaya hidup, dan pariwisata.

Salah satu proyek utama dalam rencana tersebut adalah Brani West, salah satu kawasan pengembangan atraksi terbesar dalam GSMP. SDC saat ini tengah berdiskusi dengan sejumlah calon mitra untuk mendukung rencana menghadirkan pengalaman baru dan memperbarui atraksi yang ada, serta memperkuat daya tarik Greater Sentosa bagi warga Singapura dan wisatawan mancanegara.

Landmark Baru untuk Memperkuat Daya Tarik Sentosa

Melalui GSMP, Sentosa akan menghadirkan sejumlah landmark baru yang memadukan rekreasi, alam, hiburan, dan eksplorasi. Salah satunya, Imbiah Canopy, sebuah landmark dan titik pandang di puncak Gunung Imbiah. Kawasan ini akan dilengkapi atraksi, restoran, gerai ritel, serta ruang acara yang terlindung dari cuaca. SDC juga merencanakan tree-top skywalk yang menghubungkan berbagai pengalaman dan jalur berbasis alam, serta menyediakan jalur berjalan kaki yang nyaman menuju Pantai Siloso.

Rencana tersebut akan dilengkapi Imbiah Lookout Walk, jalur berjalan kaki berupa kanopi hutan yang ditinggikan dan terlindung dari cuaca. Jalur ini akan menghubungkan Sensoryscape dengan Imbiah Lookout sehingga memberikan akses ke berbagai jalur berjalan kaki di Sentosa. Atraksi berbasis alam juga akan mendorong pengunjung menjelajahi hutan sekunder dan bangunan bersejarah di Gunung Imbiah. Pada tahap berikutnya, jalur alam dan objek warisan budaya akan diperluas hingga akhirnya terhubung dengan Southern Ridges di daratan utama. Sejumlah rencana ke depan juga mencakup jalur hijau di Brani, Serapong, dan Imbiah hingga menjadi sebuah jaringan area hijau, didukung konektivitas ekologi Greater Sentosa yang semakin baik agar para tamu dapat mengeksplorasi alam.

Di area pantai, Sensorium dirancang sebagai landmark baru yang menghadirkan berbagai atraksi gaya hidup dan dalam ruang, termasuk venue multifungsi untuk acara dan festival. Kawasan tersebut akan dilengkapi ruang hijau yang meningkatkan kenyamanan dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung, serta mencerminkan komitmen SDC terhadap isu keberlanjutan.

Pengunjung juga dapat menantikan sejumlah pengalaman baru di Resorts World Sentosa, termasuk proyek Waterfront Lifestyle Development yang ditargetkan selesai pada 2030, serta SUPER NINTENDO WORLD™ di Universal Studios Singapore.

Pantai dan Pesisir yang Lebih Hidup

Pantai Siloso, Palawan, dan Tanjong akan direvitalisasi bersamaan dengan penerapan langkah-langkah perlindungan area pesisir. Penataan ini akan menghadirkan pengembangan gaya hidup dan ruang multifungsi yang dapat digunakan sepanjang hari hingga malam untuk rekreasi, bersantai, dan berbagai kegiatan komunitas.

SDC juga tengah mengeksplorasi berbagai pengalaman yang memanfaatkan kekayaan alam Sentosa, termasuk aktivitas pesisir, beach club, dan floating boardwalk yang menghubungkan sejumlah pulau kecil. Lewat pengalaman islet-hopping di sepanjang tiga kilometer garis pantai Sentosa, pengunjung dapat menjelajahi pulau-pulau kecil di sekitar kawasan pantai sekaligus menikmati perairan dan alam Sentosa dari jarak dekat.

Sejumlah konsep yang tengah dikaji antara lain beach club dengan panorama matahari terbit dan terbenam serta treetop dining. Berbagai konsep tersebut akan menghidupkan kembali kawasan pantai Sentosa dan menjadikannya ruang yang lebih menarik dan fleksibel untuk berbagai aktivitas, baik pada siang maupun malam hari.

Memperkuat Konektivitas Menuju dan di Dalam Greater Sentosa

Akses menuju dan di dalam Greater Sentosa akan ditingkatkan melalui pengembangan konektivitas darat, udara, laut, dan kawasan tepi laut. Island Heart Transport Hub akan menjadi gerbang utama sekaligus titik kedatangan menuju Sentosa. Fasilitas ini akan menghubungkan Sentosa dengan Brani dan memudahkan warga Singapura maupun wisatawan untuk tiba, berkumpul, lalu melanjutkan perjalanan ke berbagai bagian pulau.

People Mover System yang baru juga direncanakan untuk menggantikan Sentosa Express. Sistem ini akan menyediakan koneksi yang lebih nyaman dari daratan utama menuju Island Heart dan berbagai area di pulau, dengan kapasitas angkut yang lebih besar untuk mengantisipasi penambahan jumlah pengunjung. Bersama Singapore Cable Car, rencana layanan taksi air yang masih dalam tahap kajian, serta tambahan akses di kawasan tepi laut, perjalanan menuju dan di sekitar Greater Sentosa diharapkan menjadi bagian dari pengalaman wisata.

Menyeimbangkan Pertumbuhan dengan Isu Keberlanjutan dan Alam

Seiring dengan perkembangan Greater Sentosa, GSMP kelak semakin memperkuat karakter Sentosa sebagai destinasi yang dekat dengan alam. Prinsip keberlanjutan, ketahanan terhadap perubahan iklim, kenyamanan termal, dan kelestarian ekosistem akan menjadi bagian penting dalam perencanaan jangka panjang. Pendekatan ini melanjutkan berbagai upaya seperti Cooling Sentosa. Pengembangan mendatang akan mengintegrasikan ruang hijau, jalur pergerakan, infrastruktur hijau, dan pengalaman pengunjung untuk menciptakan lingkungan yang semakin nyaman, memperkuat konektivitas ekologis, serta memastikan pengalaman baru tetap menyatu dengan karakter alami Sentosa.

Sensoryscape, proyek pertama GSMP yang telah rampung, menjadi contoh awal dari pendekatan tersebut. Selain berfungsi sebagai koridor hijau sepanjang 350 meter yang menghubungkan Resorts World Sentosa dengan pantai-pantai di pulau itu, Sensoryscape memadukan taman imersif, desain universal, area teduh dan fasilitas yang dapat digunakan dalam berbagai kondisi cuaca, pengalaman digital, serta elemen pendukung ekosistem seperti tanaman asli dan koridor kupu-kupu. Konsep tersebut membuktikan bahwa infrastruktur dapat meningkatkan kenyamanan termal, serta menciptakan pengalaman yang lebih menarik, mudah diakses, dan inklusif bagi pengunjung. Pendekatan ini juga turut memperkuat keanekaragaman hayati dan mengatur pergerakan pengunjung di kawasan tersebut.

Pendekatan terpadu ini akan menjadi acuan bagi pengembangan GSMP selanjutnya. Studi lingkungan dan konsultasi dengan kelompok pemerhati alam, baik yang telah dilakukan maupun yang direncanakan, akan membantu menentukan desain yang tangguh menghadapi perubahan iklim, memperkuat konektivitas ekologis, serta memastikan berbagai pengalaman baru tetap selaras dengan area perbukitan, ruang hijau, garis pantai, dan kawasan warisan budaya di Sentosa. Upaya konservasi pantai juga akan meningkatkan ketahanan kawasan terhadap erosi dan kenaikan permukaan laut. Pada saat yang sama, langkah tersebut turut membuka peluang untuk menghadirkan pengalaman baru di tepi perairan, termasuk jalur pesisir dan pengalaman islet-hopping.

Pameran Publik Mendorong Keterlibatan Warga Singapura untuk Menentukan Masa Depan Greater Sentosa

Pameran "Your Island. Reimagined." Greater Sentosa menghadirkan visi GSMP melalui berbagai instalasi interaktif dan imersif. Pameran ini mengajak warga Singapura agar tidak hanya melihat rencana masa depan Greater Sentosa, melainkan juga turut memberikan masukan. Melalui kuis, aspirasi bersama, dan pengalaman imersif berbasis AI, pengunjung dapat membuat gambaran Greater Sentosa yang sesuai dengan pilihan mereka. Pengunjung juga dapat mengeksplorasi berbagai potensi terkait garis pantai, pantai, perbukitan, kawasan tepi perairan, serta atraksi yang dapat menjadi destinasi masa depan.

Pameran ini terdiri atas tujuh zona imersif yang mengajak pengunjung mengenang sejarah Sentosa, melihat kembali berbagai pengalaman yang tersedia saat ini, dan membayangkan masa depannya. Zona tersebut mencakup sejarah pulau, atraksi dan pengalaman saat ini, perjalanan masa depan, Island Heart, kawasan perbukitan, perluasan pantai, serta visi Greater Sentosa pada masa mendatang.

Setelah digelar di VivoCity pada 3–5 Juli, pameran ini berlanjut ke Our Tampines Hub pada 22–27 Juli, Jurong Point pada 19–23 Agustus, dan Waterway Point di Punggol pada 23–27 September, sebelum kembali ke Sentosa pada Oktober. Pameran dapat dikunjungi secara gratis di seluruh lokasi. Pengunjung juga dapat memperoleh promosi khusus untuk sejumlah atraksi ikonik Sentosa serta voucher bersantap yang tersedia selama pameran.

Informasi lebih lanjut: https://www.sentosa.com.sg/greatersentosa.

Gambar beresolusi tinggi tersedia melalui tautan ini. Kredit foto: Sentosa Development Corporation.

Seluruh materi visual yang terkait dengan Greater Sentosa Master Plan merupakan ilustrasi untuk menggambarkan konsep yang masih dapat berubah.

SELESAI

Tentang Sentosa

Sentosa, lokasi petualangan yang luar biasa, adalah destinasi wisata terkemuka di Asia, serta resor liburan yang menjadi unggulan Singapura. Sentosa dapat ditempuh selama 15 menit dari kawasan bisnis dan belanja di Singapura. Resor yang berada di pulau ini dikelola oleh Sentosa Development Corporation (SDC). Berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, SDC mengelola investasi properti, mengembangkan atraksi wisata, serta menangani beragam properti wisata dan residensial di pulau tersebut.

Resor pulau seluas 500 hektar ini memiliki berbagai atraksi tematik, spa yang sukses memenangkan penghargaan, hutan tropis yang asri, pantai pasir putih, akomodasi resor, lapangan golf ternama di dunia, dermaga kapal pesiar di laut dalam, serta perumahan mewah–maka, Sentosa merupakan resor pulau yang menarik bagi kegiatan bisnis dan wisata. Sentosa juga memiliki resor terintegrasi pertama di Singapura, Resorts World Sentosa, pengelola taman hiburan (theme park) Universal Studios pertama di Asia Tenggara.

Terletak di sebelah timur Pulau Sentosa, Sentosa Cove, perumahan eksklusif di tepi pantai, memiliki lebih dari 2.000 unit rumah, restoran di tepi dermaga, berbagai gerai ritel dan gerai khusus. Sentosa juga memiliki Sentosa Golf Club dan dua lapangan golf ternama, The Serapong dan The Tanjong. Sentosa Golf Club telah menjadi tuan rumah beberapa turnamen profesional dan amatir terkemuka, termasuk Singapore Open dan HSBC Women’s World Championship, yang diikuti para bintang internasional dan pegolf kelas dunia dari seluruh penjuru dunia.

Dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri setiap tahun, Sentosa merupakan unsur penting dari target Singapura sebagai destinasi kerja, tinggal, dan hiburan dunia. Informasi lebih lanjut: www.sentosa.com.sg.

 #discoversentosa #sentosaisland #wherediscoveryneverends 

Tentang Sentosa Development Corporation

Sentosa Development Corporation (SDC) berdiri pada 1 September 1972 sebagai lembaga resmi (Statutory Board) yang berada dalam naungan Kementerian Perdagangan dan Perindustrian Singapura. Sejak pertama kali berdiri, SDC bertanggung jawab atas pengembangan, pengelolaan, pemasaran, dan promosi pulau Sentosa sebagai destinasi resor bagi wisatawan dalam dan luar negeri.

SDC memiliki sejumlah anak usaha, antara lain Sentosa Cove Resort Management Pte Ltd dan Sentosa Golf Club Pte Ltd. SDC juga memiliki Singapore Cable Car Sky Network yang dikelola Mount Faber Leisure Group Pte Ltd, salah satu anak usaha SDC yang beroperasi secara independen.

Sebagai komitmen pada pembangunan berkelanjutan, SDC meraih sertifikat Global Sustainable Tourism Council – For Destinations (GSTC-D), pulau pertama di Asia yang sukses memperoleh sertifikat tersebut.

LAMPIRAN A: SEKILAS TENTANG GREATER SENTOSA MASTER PLAN FASE BERIKUTNYA

Greater Sentosa Master Plan (GSMP) merupakan transformasi jangka panjang untuk mengintegrasikan Sentosa dengan Brani dan secara bertahap memperluas kawasan rekreasi dan area konservasi pulau di Singapura selama dua dekade mendatang. Mencakup Sentosa dan Brani yang memiliki luas 120 hektare, Greater Sentosa akan membuka ruang baru untuk hotel, atraksi, pengalaman gaya hidup, aktivitas berbasis alam, dan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Pengembangan akan dilakukan secara bertahap mulai awal 2030-an.

Ringkasan Utama

Keterangan

Visi

Membangun Sentosa sebagai kawasan rekreasi dan konservasi pulau di Singapura sebagai kota global, menghadirkan semakin banyak alasan menarik bagi masyarakat untuk berkunjung pada berbagai waktu dalam sehari, tahap kehidupan, dan generasi mendatang.

Skala

Greater Sentosa mencakup Sentosa dan Brani seluas 120 hektare. Berbagai pengembangan akan dilakukan secara bertahap mulai awal 2030-an.

Potensi Jumlah Pengunjung

Setelah seluruh pengembangan selesai, Greater Sentosa diproyeksikan menarik dua kali lipat jumlah pengunjung Sentosa saat ini.

Sorotan Utama

  • Landmark dan atraksi baru: Imbiah Canopy akan menjadi landmark sekaligus titik pandang baru di puncak Gunung Imbiah, dilengkapi atraksi, restoran dan fasilitas makanan-minuman, gerai ritel, serta ruang acara yang terlindung dari cuaca. Imbiah Lookout Walk akan menghadirkan jalur kanopi hutan yang teduh dan berada di ketinggian, menghubungkan Sensoryscape dengan Imbiah Lookout serta jalur-jalur sekitarnya. Sensorium direncanakan menjadi landmark baru di tepi pantai yang menghadirkan pengalaman gaya hidup, atraksi dalam ruang, acara, dan festival. Sementara itu, Brani West diproyeksikan menjadi salah satu lokasi pengembangan atraksi terbesar dalam GSMP.
  • Pantai dan garis pantai yang ditata ulang: Pantai Siloso, Palawan, dan Tanjong akan direvitalisasi, bersamaan dengan penerapan langkah konservasi area pantai. Pengembangan ini akan mencakup fasilitas gaya hidup baru, ruang multifungsi yang dapat digunakan dari siang hingga malam, konsep beach club dengan pemandangan matahari terbit dan terbenam, pengalaman bersantap di antara pepohonan, serta jalur terapung yang menghubungkan sejumlah pulau kecil. 
  • Pengembangan yang berorientasi pada alam: Pengembangan mendatang akan menggunakan pendekatan terpadu yang mempertimbangkan isu keberlanjutan, ketahanan terhadap perubahan iklim, kenyamanan termal, pengalaman pengunjung, aksesibilitas, dan aspek ekologis dalam perencanaan jangka panjang. Melanjutkan upaya seperti Cooling Sentosa, pendekatan ini akan memadukan area teduh, ruang hijau, jalur pergerakan, infrastruktur hijau, dan pengalaman pengunjung untuk meningkatkan kenyamanan termal, memperkuat konektivitas ekologis, serta memastikan pengalaman baru tetap menyatu dengan lingkungan alami Sentosa. Sensoryscape menjadi salah satu contoh awal pendekatan tersebut.
  • Konektivitas yang ditingkatkan: Akses darat, udara, laut, dan kawasan perairan akan dikembangkan untuk memudahkan perjalanan menuju dan di dalam Greater Sentosa. Rencana ini mencakup Island Heart Transport Hub sebagai gerbang utama, People Mover System baru yang menggantikan Sentosa Express, Singapore Cable Car, rencana koneksi taksi air yang masih dalam kajian, serta tambahan akses tepi perairan yang tengah dipelajari.
  • Ketahanan terhadap perubahan iklim dan ekologi: Studi lingkungan dan konsultasi dengan kelompok pemerhati alam, baik yang telah dilakukan maupun yang direncanakan, akan menjadi dasar untuk merancang kawasan yang tangguh terhadap perubahan iklim, memperkuat konektivitas ekologis, serta memastikan pengalaman baru dapat menyatu dengan area perbukitan, ruang hijau, garis pantai, dan kawasan warisan budaya Sentosa. Langkah konservasi pantai juga turut meningkatkan ketahanan kawasan terhadap erosi dan kenaikan permukaan laut.

Keterlibatan Masyarakat

Pameran "Your Island. Reimagined." menghadirkan visi GSMP melalui tujuh zona interaktif dan imersif. Pameran ini mengajak warga Singapura untuk merasakan dan turut menentukan masa depan Greater Sentosa, mulai dari mengenal warisan budaya dan pengalaman Sentosa saat ini hingga membayangkan perjalanan masa depan, Island Heart, kawasan perbukitan, perluasan pantai, dan visi Greater Sentosa yang terus berkembang.

[1] Sentosa dikunjungi lebih dari 16 juta orang pada periode April 2024 hingga Maret 2025.

 

 

Berita Terkait

Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar
Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional
Gravity Game Unite Resmi Luncurkan Ragnarok Zero: Global pada 18 Agustus
Salon “Go Guangdong, Go Global” Sesi Indonesia Digelar di Guangzhou
Xinhua Silk Road: Jurnalis Muda Afrika Jajaki Peluang Kerja Sama Baru Tiongkok-Afrika di Hunan
The Ritz-Carlton, Bali Mempersembahkan Bejana by Petty Elliott, Menghormati Warisan Kuliner Indonesia dalam Sebuah Perjalanan Baru
NagaWorld Raih Sertifikasi Great Place To Work® 2026 dengan Skor Trust Index™ 97%
IGEL Hadirkan Now & Next Workspace & Endpoint Security Summit di Melbourne, Australia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:00 WIB

Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:04 WIB

Gravity Game Unite Resmi Luncurkan Ragnarok Zero: Global pada 18 Agustus

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Sentosa Development Corporation Siapkan Visi Ambisius untuk Greater Sentosa dengan Landmark, Pantai, dan Atraksi Baru yang Mengubah Cara Warga Singapura Bermain, Bersantai, dan Berkumpul

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Xinhua Silk Road: Jurnalis Muda Afrika Jajaki Peluang Kerja Sama Baru Tiongkok-Afrika di Hunan

Berita Terbaru