KONGRES Wanita Indonesia (KOWANI) resmi memasuki babak baru pasca-pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB).
Dengan semangat pembaruan dan soliditas yang tinggi, seluruh elemen KOWANI kini bersiap tancap gas untuk menjalankan program-program strategis demi kemajuan dan pemberdayaan perempuan di seluruh Indonesia.
Langkah organisatoris melalui KLB yang sesuai dengan konstitusi AD/ART ini diambil sebagai komitmen bersama untuk menjaga roda organisasi tetap berjalan optimal, transparan, dan akuntabel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
KOWANI menegaskan posisinya yang mandiri, berintegritas, serta steril dari segala bentuk intervensi maupun kepentingan politik praktis dari luar.
Sekretaris Jenderal KOWANI, Tantri Dyah Kiranadewi, menyampaikan bahwa fokus utama organisasi saat ini adalah kerja nyata, bukan polemik yang tidak produktif.
“Mereka yang masih sibuk mempersoalkan afiliasi politik tampaknya belum membaca fakta. Semua pimpinan KOWANI telah terverifikasi bersih, bukan kata kami, tapi kata otoritas yang berwenang. Kami mengajak semua pihak untuk berbicara berdasarkan data, bukan desas-desus.”
Lebih lanjut, Tantri menekankan pentingnya kedewasaan berorganisasi dalam menyikapi pergantian kepemimpinan. Legitimasi kepengurusan KOWANI saat ini sudah final, dan resmi serta dapat diverifikasi publik. Seluruh energi organisasi kini dialihkan sepenuhnya untuk hal-hal yang lebih produktif.
Baca Juga:
Terhadap dinamika yang masih berkembang di luar organisasi, Tantri menyampaikan sikapnya dengan tenang.
“Izinkan kami fokus pada 100 juta perempuan Indonesia yang menunggu kerja nyata dari KOWANI. Itulah mandat kami, dan itulah yang akan kami jalankan.”
Dengan tuntasnya Kongres Luar Biasa ini, KOWANI menutup buku dari segala polemik yang tidak produktif dan mengajak seluruh mitra strategis, organisasi anggota, dan masyarakat luas untuk terus berkolaborasi dalam menghadirkan dampak positif bagi perempuan Indonesia.****
Baca Juga:
MAXHUB Bertransformasi dari Peserta Menjadi Pemimpin, Ajukan Dua Standar Internasional IEC yang Baru
SNEC 2026 | EVE Energy Raih Pesanan Lebih dari 67 GWh, Perkuat Posisi di Industri Penyimpanan Energi
AGIBOT Gelar APC 2026 di Indonesia, Percepat Implementasi AI Berwujud Fisik di Pasar Lokal


