Biosidus memperluas kapasitas produksi obat biologis dan memperkuat kemampuan pasokan global untuk agalsidase beta

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUENOS AIRES, Argentina, 27 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Biosidus, perusahaan bioteknologi asal Argentina yang telah berpengalaman lebih dari empat dekade dalam pengembangan dan produksi obat biosimilar, mengumumkan bahwa fasilitas bioreaktor barunya kini telah beroperasi. Fasilitas ini meningkatkan kapasitas produksi obat biologis perusahaan sekaligus memperkuat kemampuannya dalam memenuhi potensi permintaan internasional.

Biosidus works to improve people's quality of life.
Biosidus works to improve people’s quality of life.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ekspansi ini semakin memperkuat kapasitas industri Biosidus, seiring dengan semakin besarnya perhatian sistem layanan kesehatan terhadap keandalan produksi, kesinambungan pengobatan, serta ketersediaan beragam sumber obat biologis kompleks.

Dikembangkan dan diproduksi di Argentina, agalsidase beta dari Biosidus, yaitu terapi penggantian enzim biosimilar untuk penyakit Fabry, menjadi tonggak penting dalam pengembangan platform bioteknologi perusahaan sekaligus mencerminkan semakin besarnya fokus Biosidus pada pengobatan penyakit langka.

Dengan tambahan kapasitas produksi ini, Biosidus semakin memperkuat kemampuan memasok agalsidase beta ke pasar internasional dan siap menjalin kerja sama dengan mitra serta otoritas kesehatan yang mencari sumber pasokan agalsidase beta yang andal dan berkelanjutan.

"Keberlanjutan pengobatan sangat penting, terutama bagi pasien yang hidup dengan penyakit langka dan kronis. Perluasan kapasitas produksi ini semakin menegaskan komitmen kami untuk menyediakan solusi bioteknologi Biosidus bagi sistem layanan kesehatan yang membutuhkan akses yang andal dan berkelanjutan terhadap obat biologis berkualitas tinggi," ujar Mario Koch, Direktur Penyakit Langka.

Setelah meluncurkan agalsidase beta di Argentina pada 2025, Biosidus terus mengembangkan program ini ke pasar internasional dan siap memenuhi kebutuhan pasokan khusus di pasar yang memungkinkan berdasarkan ketentuan regulasi yang berlaku.

Kapasitas bioreaktor baru ini menjadi bagian dari strategi Biosidus untuk memadukan keunggulan ilmiah, kemampuan produksi dalam negeri, investasi industri, dan ekspansi ke pasar internasional demi memperluas akses terhadap terapi biologis kompleks.

Tentang Biosidus

Biosidus adalah perusahaan bioteknologi asal Argentina yang berfokus pada pengembangan, produksi, dan komersialisasi obat biosimilar. Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun di bidang bioteknologi dan kehadiran di pasar internasional, perusahaan ini mengembangkan dan memproduksi obat biologis kompleks untuk berbagai bidang terapi.

Berita Terkait

PARSOL® Shield Raih Izin FDA, dsm-firmenich Hadirkan Inovasi Baru untuk Perlindungan Kulit dari Sinar Matahari di AS
Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara
Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”
Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat
KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum
Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut
Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS
TEATER BESAR TAMAN ISMAIL MARZUKI SEDERHANAKAN ALUR KERJA WIRELESS DENGAN SENNHEISER SPECTERA
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 10:37 WIB

PARSOL® Shield Raih Izin FDA, dsm-firmenich Hadirkan Inovasi Baru untuk Perlindungan Kulit dari Sinar Matahari di AS

Kamis, 3 September 2026 - 08:00 WIB

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 07:13 WIB

Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”

Kamis, 3 September 2026 - 05:19 WIB

Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat

Kamis, 3 September 2026 - 02:37 WIB

Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut

Berita Terbaru